Apakah para ayah di sini tahu kalau sekarang hari anak nasional? Ataukah para ayah tidak begitu menggagas peringatan tentang hari anak? Ya, memang peringatan hari anak nasional ini tidak wajib untuk diingat oleh semua ayah. Tapi, tidak ada salahnya juga jika para ayah selalu mengingat hari-hari penting nasional, termasuk hari anak nasional ini.

Peringatan hari anak ini sebenarnya tidak bersifat universal. Bisa dikatan bahwa setiap negara mungkin memiliki hari anak yang berbeda-beda. Di Indonesia, hari anak nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli. Dasar penetapan tanggal tersebut dimulai sejak Keputusan Presiden Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984.

Presiden Soeharto sewaktu menjabat menjadi Presiden Republik Indonesia melihat anak-anak sebagai aset berharga bagi bangsa dan negara. Oleh karena itu, anak-anak memiliki peran penting bagi Indonesia di masa depan. Bagi Presiden Soeharto, perlu adanya apresiasi terhadap anak-anak di Indonesia dengan mengeluarkan hari anak nasional.

Namun demikian, hari anak nasional ini berbeda denga hari anak universal yang diperingati setiap tanggal 20 November. Dunia melihat bahwa setiap negara perlu memberikan apresiasi kepada anak-anak sebagai penerus kehidupan manusia secara global. Oleh karena itu, banyak yang mengapresiasi peringatan hari anak universal ini oleh setiap negara.

Ayah dan Peringatan Hari Anak

Tidak satu pun yang memaksa para ayah untuk mengingat hari anak nasional atau hari anak universal. Peran ayah dalam keluarga memang bukan sebagai kalender yang selalu mengingatkan hari-hari penting nasional maupun internasional. Peran ayah dan peringatan hari anak tidak menjadi tolok ukur rasa sayang orang tua kepada anaknya.

Ayah yang memperingati hari anak belum tentu mampu berperan lebih baik sebagai orang tua daripada ayah yang tidak mempedulikan tentang peringatan hari-hari penting. Begitu pun sebaliknya, peringatan hari anak ini bisa menjadi bentuk terhadap kepedulian dan apresiasi kepada anak-anaknya. Tapi, sosok ayah yang baik pasti selalu mengingat momen-momen penting bersama anaknya.

Sebagai ayah, kesibukan memenuhi kebutuhan keluarga secara fisik dan mental adalah yang utama. Pengambilan peran sebagai ayah tidak boleh sampai tergantikan oleh lelaki manapun, termasuk oleh para superhero buatan Marvel dan DC. Ayah sudah seharunya menjadi sosok ideal untuk para anak-anaknya.

Mungkin terlihat berlebihan, tapi jika anak kamu lebih memilih superhero daripada kamu bisa jadi indikasi yang kurang baik. Bisa jadi peran kamu di kehidupan anakmu masih belum optimal. Bisa jadi karakter yang kamu bangun sebagai ayah terlalu berlebihan untuk anak-anakmu. Bisa jadi juga apa yang anakmu pikirkan tentangmu tidak sama dengan apa yang kamu pikirkan.

Peranan ayah dalam kehidupan anak sangatlah sentral. Anak laki-laki pastinya akan menjadikan ayahnya sosok yang ingin ditiru bahkan dilampauinya. Anak perempuan pastinya melihat ayahnya sebagai sosok laki-laki idaman yang akan menjadikannya referensi untuk memilih pasangannya.

Hari Ulang Tahun Itu Penting, Tapi Tidak Wajib

Pada dasarnya, peringatan hari anak nasional maupun universal adalah momen yang diciptakan. Hari-hari tersebut diciptakan untuk memfasilitasi orang tua untuk memberikan apresiasi dan perhatian khusus kepada anak-anaknya. Meskipun tidak formal, tetapi tetap saja itu bisa menjadi sarana meningkatkan intimasi dalam keluarga.

Peringatan hari-hari yang ada di kalender pada dasarnya untuk mengingatkan masyarakat tentang apa yang sudah terjadi di masa lampau. Boleh diingat sebagai memori indah atau dilupakan begitu saja karena fenomena saat ini sudah berubah. Tapi, ada hal yang sebenarnya tidak boleh dilupakan dalam memori seorang ayah. Hari ulang tahun anaknya.

Hari ulang tahun itu penting untuk diingat oleh setiap ayah. Bukan bermaksud menjadi ayah tersayang bagi anak-anaknya, tetapi hari ulang tahun anak adalah memori indah saat seorang laki-laki menjadi pria. Seorang laki-laki yang akhirnya memutuskan untuk memikul tanggung jawab atas kehidupan anaknya.

Namun demikian, pentingnya hari ulang tahun anak tidak serta merta harus mewajibkan ayah merayakan acara ulang tahun anak. Tidak ada kewajiban seorang ayah untuk membuat acara ulang tahun yang dimeriahkan oleh kehadiran teman-teman anaknya. Hal terpenting dari momen ulang tahun anak justru pada kehadiran sosok ayah yang diidolakan anak-anaknya.

Aku Adalah Ayahmu, Nak!

Momen peringatan hari anak nasional maupun universal akan membawa keadaan seakan-akan hari itu penting untuk dirayakan. Pasti akan ada banyak sekali unggahan foto maupun video yang menampilkan sosok anak di media sosial. Akan ada banyak citra-citra yang bermunculan di media sosial terkait parenting.

Namun, peran ayah bukanlah membangun citra kepada publik bahwa kamu peduli kepada anakmu. Bukan perkara seberapa eksis hubunganmu dengan anak-anakmu. Bukan sekadar memikirkan bagaimana pengikutmu di media sosial berkomentar manis tentang unggahan foto maupun video keluarga kalian. Peran ayah lebih dari itu!

Peran ayah adalah memberi inspirasi kepada anaknya bahwa kamu adalah orang tuanya. Kamu yang akan selalu menjaganya. Kamu yang akan selalu memperhatikannya. Dan, kamu yang akan selalu berada di sampingnya saat dia membutuhkanmu. Itulah menjadi family man penuh inspirasi.

Sebagai orang laki-laki, kamu harus bisa membuktikan kepada anak-anakmu bahwa kamu memang ayahnya. Bukan hanya sekadar menunjukkan kartu keluarga yang bersifat administratif, tetapi menunjukkan sikapmu sebagai ayah. Sosok yang peduli dan penuh inspirasi bagi anak-anaknya.