Menjadi ayah ideal untuk putri sulung tidak lah mudah. Ada banyak hal yang harus dilakukan seorang laki-laki menjadi ayah ideal untuk seorang putri. IMAOS menyajikan artikel ini berdasarkan pengalaman seorang putri yang melihat sosok ideal dalam ayahnya. Artikel ini akan membuatmu terbawa dalam pembelajaran hidup dari seorang ayah dari putri sulung yang beranjak dewasa.

Menjadi seorang ayah adalah tanggung jawab yang besar. Memiliki tanggung jawab untuk mencari nafkah dan memimpin keluarga. Selain itu, ayah juga harus mengarahkan, membimbing, dan memberikan contoh yang baik. Bahkan, masih ada banyak tanggung jawab lain dari seorang ayah.

Terlebih lagi saat kamu memiliki putri sulung yang kini mulai beranjak dewasa. Pasti banyak sekali perubahan yang terjadi pada putri sulung kita. Seorang ayah harus mempersiapkan diri sedini mungkin untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi pada putri sulung ini.

Semua sudah mengetahui bahwa cara mendidik putri sulung dengan putra sulung itu berbeda.  Seorang ayah pasti ingin memberikan segala sesuatu yang terbaik untuk anaknya. Sebisa mungkin lelaki menjadi ayah yang ideal untuk anaknya apalagi untuk si putri sulung yang kini beranjak dewasa. Lalu bagaimana sih, menjadi ayah yang ideal untuk putri sulung yang beranjak dewasa?

Ayah dan Putri Sulungnya

Sikap ayah yang memiliki putri sulung pastilah berbeda dengan sikap ayah yang memiliki putra sulung. Perbedaanya ini terletak pada perlakuan dan pengajaran yang diberikan. Sikap ayah menghadapi putri sulungnya memang tidak mudah karena putri sulung yang kodratnya sebagai perempuan pastilah memiliki perasaan yang sensitif. Apabila cara menegur dan menyampaikan itu kurang pas, atau bahkan ada perkataan yang menyinggung perasaanya, itu akan berpengaruh pada psikisnya.

Bagi putri sulung, sosok ayah adalah lelaki pertama yang ada di dalam hidupnya. Ayah selalu menjaganya dan membimbingnya. Ia juga mengajarkan untuk menghadapi segala sesuatu permasalahan yang akan dihadapi suatu saat nanti. Hubungan putri sulung dengan ayahnya sangat dekat, bahkan saking dekatnya ia tidak segan untuk berbagi cerita dengan ayahnya.

Ketika putri sulung memiliki banyak masalah, maka ia akan selalu berkonsultasi dengan ayahnya. Ia merasa bahwa ayah adalah orang yang bijaksana, dapat melihat masalah secara objektif,  dan memberikan solusi yang tepat. Namun, anak perempuan itu lebih takut dengan sosok ayah karena bentakan seorang ayah lebih menyakitkan daripada seorang ibu. 

Menjadi Ayah Ideal untuk Putri Sulung yang Beranjak Dewasa

     Mungkin kamu sering menemui berbagai tips yang ditawarkan di situs online mengenai menjadi ayah yang ideal itu seperti apa. Tetapi perlu kamu ketahui kondisi anak secara fisik, psikis atau kejiwaan itu berbeda-beda. Tidak semua tips yang ditawarkan dapat diterapkan begitu saja kepada anak, khususnya kepada putri sulung yang beranjak dewasa. Karena kedewasaan ditentukan dari sikap dan pola pikir, maka mengajarkan putri sulung untuk bersikap dan berfikir dewasa adalah penting.

Ketika putri sulung beranjak dewasa akan dihadapkan berbagai permasalahan dan kebimbangan yang harus ia putuskan dan selesaikan. Peran sebagai ayah yang ideal menurut saya adalah mendampingi dan mengarahkan putri sulung agar ia dapat menyelesaikan semuanya secara mandiri. Saat memberi masukan, saran dan nasihat harus bisa menempatkan dan memposisikan diri.

Kapan kamu menjadi seorang ayah yang melindunginya. Kapan kamu menjadi teman yang selalu mendengarkan curhatnya. Kapan kamu menjadi sahabatnya yang selalu mendukungnya dan memberi semangat. Sebisa mungkin jangan sampai ada jarak yang menjadi penghalang bagi putri sulung untuk selalu berkomunikasi dengan ayahnya. Kamu tidak mengetahui gejolak apa yang membuatnya gusar yang singgah di dalam hatinya pada saat itu. 

Bijak Menjadi Ayah untuk Putri Sulungnya dengan Banyak Referensi

Ada banyak hal yang perlu dilakukan oleh seorang ayah agar menjadi sosok yang ideal di mata anaknya. Perbanyak literasi dan referensi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh seorang lelaki saat berperan menjadi ayah. IMAOS menawarkan banyak sekali referensi dan kisah-kisah nyata dalam melihat lelaki.

Kamu bisa menemukan berbagai informasi dan referensi terkait dengan dunia lelaki dalam urusan parenting dan finansial. Oleh karena itu, kamu jangan sampai kelewatan untuk melihat apa saja yang terjadi dengan para lelaki di Indonesia ini. Lelaki berperan sebagai sosok maskulin, sebagai ayah, hingga sebagai pengambil keputusan dalam keluarga. IMAOS akan membersamaimu menjalani peran sebagai lelaki.

Penulis: Alifia Hapsari Damaranti / Foto: pvproductions