Drama Korea Start-Up saat ini banyak menarik perhatian pecinta drama. Kisah tentang perjuangan perusahaan start-up ini mengutamakan peran Seo Dal-mi, Nam Do-san, Han Ji-pyong, dan Won In-jae. Tapi, artikel ini akan mengulas kisah dibalik perjalanan karakter mereka melalui tipe orang tua yang membesarkannya di drama tersebut.

Pada dasarnya, tipe orang tua sudah pernah disinggung di artikel imaos.id yang berjudul Pengaruh Pola Asuh Bagi Karakter Anak. Namun, artikel ini hanya akan melihat bagaimana pembentukan karakter yang ada dalam drama Korea start-up adalah bentuk cerminan dari orang tua mereka.

Oleh karena itu, artikel ini akan melihat bagaimana tipe orang tua Seo Dal-mi, Nam Do-san, Han Ji-pyong, dan Won In-jae. Meskipun di drama tersebut tidak menceritakan langsung orang tuanya, tetapi kita bisa lihat cuplikan dari scene-scene yang ada. Berikut adalah tipe orang tua di Start-Up.

Tipe Orang Tua Seo Dal-mi

Seo Dal-mi adalah tokoh utama di Start-UP. Ia dinarasikan sebagai anak broken homeyang memilih tinggal bersama ayahnya, Seo Chung-myung. Di sisi lain, kakak Seo Dal-mi yang bernama Won In-jae lebih memilih bersama ibunya yang menikah lagi dengan lelaki kaya.

Seo Dal-mi yang hidup bersama ayah dan neneknya berjuang keras untuk hidup. Ia selalu melihat ayahnya yang bekerja keras dan berjuang untuk meraih impiannya, yakni mendapatkan investor untuk menjalankan ide bisnisnya.

Seo Chung-myung adalah sosok ayah yang tidak banyak mengatur anaknya. Ia adalah tipe orang tua yang otoritatif. Tipe ini memiliki ciri-ciri aturan yang tegas tetapi selalu menghargai pendapat anaknya. Oleh karena itu, Seo Dal-mi menjadi sosok yang cheerful dan memiliki kemandirian tinggi saat ia ditinggal mati oleh ayahnya dan hanya hidup bersama neneknya.

Karakter Nam Do-san yang Penurut

Nam Do-san adalah pemeran utama pria dalam drama Korea Start-Up. Ia digambarkan sebagai sosok lelaki yang pintar, penurut, dan kurang percaya diri. Tapi, di dalam drama tersebut Nam Do-san adalah sosok yang menginisiasi berdirinya Samsam Tech bersama dua temannya.

Di usia muda, Nam Do-san adalah sosok yang pintar dan berhasil mendapatkan juara lomba matematika. Kepintarannya tersebut tidak lepas dari peran orang tua yang otoriter. Tipe orang tua seperti ini memiliki ciri-ciri penerapan hukuman pada anak serta aturan yang keras. Oleh karena itu, Nam Do-san selalu berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi orang tuanya.

Akan tetapi, dampak dari pola asuh otoriter dari ayahnya menjadikan Nam Do-san sosok yang kurang percaya diri. Ia pun juga bisa dikatakan lelaki yang tertutup sehingga dia belum pernah merasakan cinta sampai ia bertemu dengan Seo Dal-mi.

Sosok Lelaki Kuat Sekaligus Rapuh dari Han Ji-pyong

Han Ji-pyong digambarkan sebagai lelaki yang sukses dan memiliki banyak uang. Ia adalah idaman bagi banyak perempuan karena pencapaian yang didapatkannya. Namun, sosok Han Ji-pyong yang kuat dan kharismatik ini muncul karena kerasnya hidup yang dia alami.

Dia adalah sosok yatim piatu yang hidup di panti asuhan. Hingga pada saat ia harus keluar dari panti asuhan ia kemudian ditolong oleh nenek Seo Dal-mi. Semasa sekolah, ia sangat dibantu oleh nenek Seo Dal-mi layaknya seorang orang tua kepada anaknya.

Oleh karena itu, Han Ji-pyong memiliki hati lemah lembut di tengah kerasnya hidup yang ia jalani. Pola asuh nenek Seo Dal-mi yang permisif menjadikannya tumbuh dengan kehangatan keluarga. Hingga pada akhirnya ia merasa memiliki hutang budi yang luar biasa kepada nenek Seo Dal-mi.

Sikap Abai Ayah Tiri Won In-jae

Won In-jae adalah saudara kandung Seo Dal-mi yang memilih hidup bersama ibunya saat orang tuanya bercerai. Dulunya, nama pertamanya adalah Seo In-jae, tetapi kemudian berubah menjadi Won In-jae saat ia menjadi anak tiri dari Won Doo-jung.

Sebagai ayah tiri, Won Doo-jung memberikan fasilitas kepada In-jae sehingga hidup layak. Namun, hal yang tidak In-jae dapatkan adalah kasih sayang ayah kepada anaknya. Hal tersebut kemudian mempengaruhi karakter In-jae yang minim empati dan keras.

Penggambaran karakter tersebut terlihat saat In-jae berbicara dengan ibu kandungnya di restoran. Sikap dingin dan kurang sopan ia tunjukkan karena rasa kasih sayang tidak banyak ia dapatkan dari orang tuanya.