Seperti apa tanda anak menjadi korban bullying? Belum lama ini, beredar kabar seorang anak yang menjadi korban bullying dan kekerasan di sebuah SMP di Purworejo. Kasus ini cukup viral dan menyita perhatian banyak pihak, termasuk pemerintah setempat, hingga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sendiri. Video bullying terkait tersebar di internet dan membuat murka banyak warganet.

Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah anak menjadi korban bullying? Bagaimana tanda ketika anak menjadi korban bullying di sekolah?

Kasus dan tanda anak korban bullying di SMP di Purworejo

Dilansir dari Tribunnews.com (2020/02/13), beredar video yang menggambarkan seorang siswi yang dianiaya secara fisik oleh 3 orang kakak kelasnya. Semua pelaku bullying merupakan siswa laki-laki. Terlihat penganiayaan tersebut dilakukan dengan tangan, gagang sapu, bahkan hingga menendang. Satu orang merekam kejadian tersebut karena diminta oleh salah satu pelaku.

Sementara itu sang korban hanya terdiam memegangi perutnya sambil terlihat menahan rasa sakit. Berdasarkan penjelasan pihak kepolisian, saat itu korban sedang mengerjakan tugas bersama teman-temannya di dalam kelas, termasuk dengan salah satu tersangka. Kemudian 2 tersangka lainnya masuk ke dalam kelas sambil membawa sapu. Pelaku mendekati korban dan meminta sejumlah uang pada korban. Ketika korban berkata tidak, pelaku langsung melakukan tindak kekerasan.

Hari itu juga, orang tua korban melaporkan kasus tersebut ke kepolisian. Ibu korban melaporkan bahwa anaknya menjadi korban penganiayaan siswa. Ibu korban melaporkan peristiwa bullying itu berdasarkan sebuah video.

Tanda anak Anda menjadi korban bullying di sekolah

Bullying terhadap anak di sekolah bisa saja sudah lama terjadi tanpa sepengetahuan Anda. Untuk itu, orang tua harus lebih peka dan memperhatikan tanda ketika anak menjadi korban bullying di sekolah. Berikut adalah beberapa tanda anak menjadi korban bullying di sekolah:

  1. Anak pulang ke rumah dalam keadaan baju, buku, tas, atau barang lainnya yang robek, rusak, atau hilang
  2. Anak memiliki luka, lecet, atau memar yang tidak jelas kenapa
  3. Anak memiliki sedikit teman atau bahkan tidak punya teman sama sekali untuk menghabiskan waktu bersama
  4. Anak terlihat takut pergi ke sekolah, berjalan ke sekolah, pulang dari sekolah, naik bis sekolah, atau beraktivitas bersama teman sebayanya
  5. Anak membuat alasan agar tidak perlu pergi sekolah
  6. Anak mengambil jalur lain saat pergi ke sekolah
  7. Anak mulai malas mengerjakan tugas sekolah atau nilainya mulai menurun di sekolah
  8. Anak terlihat sedih, moody, menangis, atau depresi saat tiba di rumah dari sekolah
  9. Anak mengeluh sakit kepala, perutnya sakit, atau sakit di bagian tubuh lainnya
  10. Anak sulit tidur dan sering mengalami mimpi buruk
  11. Anak kehilangan nafsu makan
  12. Anak sering terlihat cemas dan mengalami penurunan kepercayaan diri

Perlu diingat

Perlu dicatat bahwa anak berkebutuhan khusus (ABK) mungkin lebih rentan terhadap bullying. Jadi jika Anda adalah orang tua dari ABK, Anda perlu lebih waspada. Pastikan bahwa Anda memberi perhatian penuh pada masalah ini. Jangan sampai Anda tahu ketika semuanya sudah terjadi dan sudah terlambat. Cegah dan hentikan bullying!

Referensi

Fitriana, I. (2020, Februari 13). Kronologi Penganiayaan Siswi SMP di Purworejo oleh 3 Siswa yang Viral. Diambil kembali dari Kompas.com

Nuryanti, & Purnomo, D. A. (2020, Februari 13). Viral Video Siswi SMP di Purworejo Di-bully: Ibu Korban Lapor Polisi, Ganjar Hubungi Kepsek & Bupati. Diambil kembali dari Tribun News

Stomp Out Bullying. (2005). Signs Your Child Is Being Bullied – Tip Sheet. Diambil kembali dari StompOutBullying