Vaksin menjadi salah satu cara untuk menjaga diri dari serangan virus. Perlunya vaksinasi ini didasarkan pada pertumbuhan dan penularan virus yang tidak kasat mata. Oleh karena itu, cara paling tepat untuk menghindari virus ini dengan cara melakukan imuniasasi dengan vaksin yang sesuai. Berikut ini adalah rekomendasi vaksin dewasa yang dikumpulkan oleh tim imaos sejauh ini.

Jenis VaksinKebutuhan Dosis dan Rentang Usia
Influenza1 dosis / tahun
Tetanus. Difteri, Pertunis3 dosis di bulan 0, 1, 7, 13. Lalu, 1 dosis booster / 10 tahun
Varicella (Cacar Air)2 dosis (bulan ke-0 dan 4-8 minggu kemudian)
HPV untuk Perempuan3 dosis HPV bivalent/quadrivalent (bulan ke-0, 1 atau 2 & 6)
HPV untuk Laki-laki3 dosis HPV quadrivalent (bulan ke-0, 2, & 6)
Measles, Mumps, Rubela (MMR)1 atau 2 dosis (jeda minimum 28 hari)
Hepatitis A2 dosis (bulan ke-0 & 6-12)
Hepatitis B3 dosis (bulan ke-0, 1 & 6)
Typhoid Fever1 dosis untuk 3 tahun
Pneumokokal Polisakarida1 atau 2 dosis (pengulangan setelah 5 tahun)
Pneumokokal Konjugat 13-valent1 dosis
Meningitis MeningokokalWajib untuk jemaah haji dan umrah (1 dosis / 2 tahun)
Yellow FeverWajib bila berpergian ke negara tertentu (1 dosis / 10 tahun)
Sumber: Tabel Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Keterangan Rekomendasi Vaksin Dewasa

Tabel di atas diambil dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Indonesia. Tabel tersebut menjelaskan beberapa macam vaksin yang bisa didapatkan secara umum di klinik-klinik penyedia vaksin.

Namun, tidak banyak orang yang memahami tentang macam-macam jenis vaksin dan kegunaannya. Bahkan, hampir bisa dikatakan bahwa orang-orang yang imunisasi vaksin dikarenakan kondisi terpaksa bukan karena kesadaran akan kesehatan.

Oleh karena itu, bagian ini akan membantu kalian untuk sedikit lebih memahami tentang vaksin dewasa yang banyak direkomendasikan. Keterangan ini diambil dari beberapa sumber yang kredibel sehingga memudahkan pembaca memahaminya. Berikut adalah keterangan rekomendasi vaksin dewasa.

Vaksin Influenza adalah jenis vaksin untuk melindungi diri dari influenza. Vaksin ini bisa didapatkan di layanan penyedia jasa vaksin terdekat. Biasanya, kalian akan direkomendasikan untuk mengambil vaksin ini setahun sekali.

Vaksin Tetanus. Difteri, Pertunis biasa dikenal juga vaksin DPT. Vaksin ini berfungsi untuk melindungi dari dari infeksi bakteri yang menyebabkan hambatan saluran pernafasan di tenggorokan seperti batuk dan pilek dan melindungi dari penyakit saraf akibat racun yang diproduksi bakteri.

Vaksin varicella adalah jenis vaksin yang melindungi diri dari cacar air. Meskipun penyakit cacar air ini sering menyerang anak-anak, tetapi terkadang orang dewasa juga bisa terkena penyakit ini. Oleh karena itu, vaksin varicella juga ditawarkan untuk vaksin dewasa.

Vaksin HPV atau human papilloma virus berfungsi untuk mencegah infeksi dari virus papiloma manusia. Virus ini bisa menyebabkan munculnya kanker serviks dan kutil kelamin. Oleh karena itu, ada dua jenis vaksin HPV yang khusus untu pria dan wanita.

Vaksin Measles, Mumps, Rubela (MMR) berfungsi untuk melindungi diri dari campak, gondongan, dan rubella. Biasanya, vaksin ini diberikan sejak usia anak-anak sekarang. Hanya saja, orang usia dewasa 25 tahun – 40 tahun masih banyak yang belum vaksin ini sehingga ini direkomendasikan sebagai vaksin dewasa juga.

Vaksin Hepatitis berfungsi untuk melindungi diri dari peradangan pada hati. Kemunculan penyakit ini karena toxin, seperti kimia, obat, atau agen penyebab infeksi. Ada sejumlah virus yang menjadi penyebab dari kemunculan penyakit ini sehingga masing-masing diklasifikasikan dalam jenis penyakit hepatitis A, B, C, D, E, F, dan G. Hanya saja, orang dewasa cukup dianjurkan untuk mengambil vaksin hepatitis A dan B.

Vaksin Typhoid Fever berfungsi untuk melindungi diri dari penyakit bakteri yang menyebar melalui makanan dan air yang terkontaminasi. Biasanya, gejala yang muncul adalah demam tinggi, sakit kepala, sakit perut, sembelit, atau diare. Oleh karena itu, vaksin ini juga direkomendasikan untuk orang dewasa.

Vaksin Pneumokokal berfungsi untuk melawan bakteri streptococus pneumoniae. Vaksin ini direkomendasikan untuk mencegah gejala pneumonia, meningitis, dan sepsis. Vaksin Meningitis berfungsi untuk para calon jemaah haji dan umroh karena potensi penyakit meningitis ini sering muncul saat orang-orang pergi haji dan umroh.

Vaksin Yellow Fever berfungsi untuk mencegah serangan virus yang diakibatkan oleh spesies nyamuk. Biasanya, vaksin ini diwajibkan untuk orang-orang yang ingin pergi ke wilayah endemi, seperti Afrika dan Amerika Selatan. Penyakit yellow fever atau demam kuning ini bisa menyebabkan masalah pada jantung, hati, dan ginjal.