Bercinta menjadi kebutuhan pokok bagi pasangan suami istri. Baik untuk sekadar memenuhi hasrat seksual maupun untuk program kehamilan. Bahkan, sebagian pasangan yang memiliki hasrat seksual tinggi dapat melakukan hubungan seksual sehari sekali. Mereka melakukannya dengan berbagai gaya. Namun, jika istri sedang hamil, bagaimana pilihan gaya bercinta yang baik?

Tim imaos melakukan studi pustaka tentan gaya bercinta saat istri hamil. Hal ini karena bercinta saat hamil bisa memberikan dampak kepada kehamilan. Baik dampak yang positif maupun negatif.

Dampak berhubungan seksual yang positif saat hamil adalah mempermudah kelancaran saat proses melahirkan. Namun, ada juga dampak negatif hubungan seksual saat istri sedang hamil, yakni dapat mengakibatkan keguguran.

Oleh karena itu, tim imaos ingin menyajikan hasil penelitian tentang pilihan gaya bercinta saat istri sedang hamil. Dengan memiliki wawasan ini, para suami tidak perlu menahan hasrat seksualnya karena takut membahayakan kehamilan.

Sub-Misionaris: Gaya Bercinta Sederhana

Pilihan gaya bercinta ini adalah turuan dari gaya misionaris. Namanya juga sub-misionaris berarti tidak sepenuhnya gaya bercinta ini adalah misionaris. Namun, posisi bercinta ini tidak lah memiliki perbedaan yang jauh.

Gaya ini direkomendasikan saat istri sedang hamil. Posisi istri duduk terlentang di kursi dan suami yang berusaha. Posisi seperti ini cukup aman untuk kandungan karena istri tidak perlu menggerakkan badan secara berlebih.

Selain itu, posisi ini lebih meringankan sisi istri yang sedang hamil karena meletakkan punggungnya di bantalan kursi. Cukup melelahkan bagi lelaki, tapi gaya ini bisa menjadi referensi untuk melampiaskan hasrat seksual tetapi tetap menjaga kesehatan kandungan.

Doggy Style: Pilihan Gaya Bercinta Paling Ternama

Gaya doggy style mungkin sudah tidak asing lagi bagi para pasutri. Gaya ini menjadi pilihan banyak orang. Terlepas dari banyaknya film porno yang selalu menyajikan adegan ini, tetapi gaya ini memang memanjakan pihak perempuan.

Dengan posisi doggy style ini, istri hanya cukup menungging sembari merasakan kenikmatan seksual. Posisi ini memang dikhususkan untuk lelaki yang mendominasi karena posisi seperti ini selalu menempatkan lelaki di belakang untuk memasukkan alat vitalnya ke perempuan dari belakang.

Gaya ini cukup aman untuk kehamilan karena tidak mengharuskan wanita menggerakkan perutnya. Terlebih lagi, posisi bercinta ini akan menjaga perut yang sedang hamil tetap terjaga dari goncangan.

Woman on Top: Saatnya Wanita Mendominasi

Pilihan gaya bercinta ini juga sangat terkenal karena membuat perempuan mendominasi seluruh tubuh pria. Dilihat dari penamaannya, sudah sangat jelas bahwa perempuan berada di atas pria sehingga menjadikannya lebih dominan dari biasanya.

Gaya bercinta ini juga sangat cocok saat istri sedang hamil. Hal ini karena posisi ini memberikan keleluasaan pada perempuan untuk mengatur tenaga, ritme, dan tempo saat kedua alat kelamin bertemu.

Di sisi lain, posisi ini sebenarnya menjadi sarana untuk pria beristirahat dan mengambil nafas. Saat posisi perempuan di atas, pria cukup tidur terlentang sembari memainkan tangannya untuk memegang paha, pinggul, dan juga payudara.