Di tahun 90-an, era Joshua Suherman, Cikita Meidi, Trio Kwek Kwek dan Tina Toon adalah idolnya para anak-anak. Mereka layaknya sosok yang luar biasa karena bisa tampil di TV dan menyanyikan lagu anak yang sangat populer. Tapi, apakah ada hubungan lagu anak itu dengan model parenting ayah maupun ibu?

Belum lama ini IMaos bersama timnya sering sekali memutar lagu-lagu anak dengan volume speaker yang keras. Kami hanya ingin melihat sejauh mana lagu anak-anak berkembang. Beberapa hari setelah mendengarkan lagu anak-anak zaman sekarang ternyata berbeda dengan masa dulu.

Lagu-lagu anak zaman sekarang lebih memberikan kesan visual yang menarik. Hampir semua lagu-lagu anak kebanyakan menggunakan visual animasi. Tidak banyak lagu anak yang mengedepankan penyanyi ciliknya. Menurut penelitian tentang manfaat lagu anak-anak, ada banyak manfaat yang bisa diambil saat anak mendengarnya.

Pertama, musik akan membantu anak meningkatkan daya imajinasi mereka. Kedua, musik membantu meningkatkan kecerdasan anak. Studi kasus menunjukkan bahwa anak yang biasa diperdengarkan musik selama delapan bulan mengalami peningkatan IQ hingga 46%. Ketiga, musik dapat memudahkan orang mengingat momen-momen tertentu. Keempat atau terakhir, musik memberikan wawasan seni musik sehingga memudahkan mereka untuk belajar musik.

Ada banyak hal tentang hubungan musik dan tumbuh kembang anak. Tapi, apa hubungan musik dengan parenting ayah? Apa hubungan parenting ayah dengan lagu anak Johny Johny Yes Papa?

Pemilihan Bahasa Maskulin dalam Lagu Anak

Hal yang paling menunjukkan sisi kelelakian dari lagu Johny Johny Yes Papa adalah pemilihan bahasa yang digunakan dalam lirik. Kita bisa melihat pemilihan diksi yang digunakan sangat menunjukkan maskulinitas.

Johny dan Papa adalah kata untuk lelaki. Hampir tidak ada nama seorang anak perempuan bernama Johny. Selain itu, lagu ini menyebutkan Papa daripada Mama. Oleh karena itu, pemilihan diksi yang digunakan dalam lirik lagu ini sudah mengarah pada jenis kelamin pria.

Jika kita melihat dari struktur sintaksisnya, lagu Johny Johny Yes Papa ini tidak hanya sekadar lagu untuk anak-anak. Tapi, struktur sintaksis yang dimainkan dalam lagu ini juga memberi kesan seorang ayah. Kenapa?

Dalam lagu Johny Johny Yes Papa, lirik yang pendek tersebut bukan hanya bermaksud untuk memudahkan anak menghafal. Tapi, lirik pendek itu mencerminkan karakter yang simple dan tidak basa-basi. Apabila kita ilustrasikan dalam sebuah situasi tutur seperti berikut.

PapaSon
JohnyYa, Papa
eating sugar?No, Papa
telling lies?No, Papa
open your mouth!ha…
MamaSon
Johny, my sweat heartYa, Mama
What are you doing? Are you eating sugar?No, Mama
Please do not lie, JohnyNo, Mama
Let me check it, please open your mouth.ha…

Dari ilustrasi tersebut, kita bisa membayangkan bahwa mother atau ibu memiliki kecenderungan berbahasa yang lebih halus. Ibu selalu mengajarkan kehangatan, sedangkan ayah mengajarkan ketegasan. Kita bisa melihat ilustrasi itu juga mencoba memberikan gambaran bahwa ibu selalu memiliki jumlah kosakata lebih banyak dari ayah saat berkomunikasi dnegan anaknya.

Parenting Ayah dalam Visual Lagu Johny Johny Yes Papa

Jika kalian lebih peka dalam melihat video musik dalam Johny Johny Yes Papa, pasti akan sadar satu hal. Adanya komunikasi ayah dan anak yang cukup unik. Efektif dan efisien. Lagu tersebut terkesan memberikan pesan bahwa “Ini caraku!”

Kita bisa melihat discene pertama Johny menuju dapur untuk mengambil gula. Mendadak ayahnya datang lalu menanyakan apakah Johny makan gula. Hal tersebut merepresentasikan seorang ayah tidak suka basa-basi dengan cara bertanya apakah dia makan gula.

Bahkan di scene tersebut ayah juga langsung memastikan apakah Johny berbohong. Ayah juga langsung membuktikannya dengan meminta Johny untuk membuka mulutnya. Hal tersebut sangat mencerminkan sosok lelaki yang tidak mau ambil pusing dengan basa-basi.

Pada scene berikutnya ayah membawa Johny untuk pergi dari dapur. Di scene tersebut, sosok parenting ayah sangat ditampilkan di sana. Saat ayah diminta menemani anak, mereka cenderung menemani anaknya sambil tertidur. Hal itu juga ditampilkan dalam lagu Johny Johny Yes Papa.

Saat lepas penjagaan si anak langsung kembali lagi melakukan aktifitas yang mereka sukai. Dalam lagu tersebut, Johny kembali lagi ke dapur untuk mencari gula. Setelah ayah sadar Johny kembali lagi ke dapur, ia langsung membawanya pergi dari dapur.

Scene terakhir lagu Johny Johny Yes Papa ini adalah bentuk paling nyata dari cara parenting ayah sejauh ini. Saat ayah merasa lelah anaknya tidak bisa dikondisikan saat bermain, ia langsung memutuskan untuk menidurkan anaknya.

Dalam visual lagu tersebut, sosok pola asuh ayah yang simple sangat ditunjukkan sekali. Ayah membawa Johny ke box tidurnya agar tidak pergi lagi dan memberi Johny empeng agar bisa mengkondisikannya. Jadi, ayah Johny adalah representasi dari para ayah pada umumnya.