Baru-baru ini publik digemparkan oleh pernyataan yang dilontarkan oleh salah satu musisi rapper tanah air, Samuel Alexander Pieter, atau yang akrab disapa dengan sebutan Young Lex karena kasus kehamilan di luar nikah. Melalui kanal YouTube-nya, Young Lex bersama dengan istrinya, Eriska Nakesya, membeberkan ke publik bahwa sebulan sebelum pernikahannya, Eriska sudah hamil duluan.

Pernikahan mereka berdua yang dilaksanakan pada bulan Juni 2019 itu tidak menuai begitu banyak perhatian publik, sehingga masyarakat bertanya-tanya mengenai munculnya bayi dalam kandungan Eriska. Justru kehamilan sebelum pernikahannya lah yang menolehkan banyak muka.

Dalam salah satu video yang Young Lex rilis dalam kanal YouTube-nya, ia menjawab beberapa pertanyaan dari para warganet. Dalam salah satu jawaban yang ia berikan, ia menjelaskan bahwa Eriska memang sudah hamil sebelum mereka menikah. Terlepas dari benar atau tidaknya pengakuan dari Young Lex ini, isu kehamilan di luar nikah dan stigma masyarakat terhadap hal tersebut tetap menjadi bahasan yang menarik.

Seperti yang sudah diduga oleh banyak pihak, manuver Young Lex satu ini berhasil memancing keributan warganet yang heboh dan menggemparkan. Ada yang mendukung, dan ada juga yang mengecam dan memaki.

Kasus kehamilan di luar nikah

Apabila kita menengok ke belakang, kasus kehamilan di luar nikah nyaris tidak pernah mendapatkan respons yang positif, apalagi di negeri ini. Beragam kasus penelantaran bayi hingga aborsi tersebar di berbagai sudut negeri. Ditambah lagi, kasus kehamilan di luar nikah ini kerap terjadi pada anak muda.

Salah satu contohnya bisa kita lihat pada kasus guru PAUD di Magelang yang dilansir dari Kompas.com (17/04/2019). Karena malu hamil di luar nikah, wanita yang bekerja sebagai guru PAUD ini membunuh bayinya sendiri, lalu menguburnya.

Siapa yang harusnya disalahkan? Apakah pemerintah, lingkungan, atau sistem pendidikan?

Seorang ibu tega membunuh anaknya sendiri yang tidak salah apa-apa, karena malu dan takut akan persekusi publik yang mungkin akan menimpanya. Takut akan cibiran, hinaan, dan persekusi masyarakat lainnya.

Kehamilan di luar nikah hanya dipandang sebagai hasil dari sebuah perbuatan zina. Perbuatan yang tidak seharusnya dilakukan.

Tentunya beban fisik dan mental yang dihasilkan dari kehamilan di luar nikah merupakan beban yang sulit untuk ditanggung sendirian. Kaum wanita menjadi pihak yang terkadang terpaksa harus mengemban beban ini. Keputusan untuk membesarkan atau menggugurkan anak kerap ditentukan oleh ada atau tidaknya sosok pria yang bertanggung jawab.

Terlepas dari direncanakan atau tidak, pilihan Young Lex dan istrinya untuk membesarkan sang anak dan melanjutkan pernikahan merupakan pilihan yang tepat. “Kalau memang sudah hamil, gimanapun konsekuensinya, mau kalian mampu tidak mampu, lebih baik kalian bertanggung jawab sama si calon dedek bayinya itu,” pukas Young Lex dalam video di kanal YouTube-nya. Meskipun pilihan ini masih gagal menangkis berbagai cibiran mayoritas warganet yang sudah terlanjur menganggap Young Lex sebagai sosok yang kontroversial dan berperangai buruk.

Pro dan kontra terhadap kasus Young Lex

Dalam video-nya, Young Lex sempat menanyakan kembali ke Eriska mengenai perasaannya ketika mengetahui dirinya hamil. “Kaget, sedih, seneng. Ya ada sedihnya lah. Deg-deg-an, karena mikir soalnya ada beberapa teman aku yang udah nikah tapi belum dikasih momongan,” jawab Eriska.

Perasaan Eriska yang macam-macam ini juga turut dirasakan oleh para warganet. Banyak yang mengecam dan mencibir. Namun uniknya, banyak juga warganet yang memberi dukungan terhadap tindakan Young Lex kali ini.

Poin utama dari tulisan ini adalah membahas stigma masyarakat. Mau bagaimana juga, ungkapan ‘hamil di luar nikah’ tetap lebih dekat ke konteks negatif daripada positif di mata masyarakat luas. Hadirnya dukungan terhadap hal ini menunjukkan bahwa kini stigma negatif masyarakat mulai mengalami pergeseran.

Dalam akun Instagram milik Young Lex, banyak yang memberikan kalimat dukungan atas keputusannya untuk menguak kehamilan di luar nikah yang terjadi dalam keluarganya. Meskipun mayoritas isi komentar yang ada di akun Instagram maupun kanal YouTube-nya tetap diwarnai oleh komentar pedas yang mengecam.

Kebanyakan orang yang mengecam membawa dasar moral dan agama. Mereka menganggap bahwa perbuatan kehamilan di luar nikah merupakan hasil dari perbuatan yang melanggar hukum agama, yakni hubungan seks di luar nikah. Selain itu, banyak juga yang menganggap bahwa tindakan Young Lex memberitahukan publik mengenai istrinya hamil di luar nikah justru berpotensi mencemarkan nama baik sang istri.

Sebaliknya, banyak juga orang yang mendukung karena merasa Young Lex bijak dan bertanggung jawab terhadap pasangannya. Mengutip pernyataan Anya Geraldine yang dimintai pendapat sebagai sahabat Young Lex ketika usai menjadi pembicara tentang privasi sosial media, “Sekarang tuh orang lebih suka sama orang yang jujur. Mungkin saja Young Lex justru mempertimbangkan masa depan sang buah hati. Dia mungkin mikir daripada nanti anaknya udah lahir banyak haters, ya mending dikasih tahu sekarang,” jelas Anya (Tribunwow.com, 4/11/2019).

Kebanyakan orang yang mendukung Young Lex tampaknya lebih memilih untuk memikirkan kedepannya ketimbang mengutuk apa yang sudah terjadi. Mau bagaimanapun juga, kesehatan dan kelancaran persalinan anak menjadi fokus utama dan kepedulian orang banyak.

Yang perlu diingat terkait kasus kehamilan di luar nikah Young Lex

Hingga saat ini, belum ditemukan literatur yang menjelaskan dampak negatif kehamilan di luar nikah yang kedua orang tuanya kemudian menikah terhadap nasib anak ketika tumbuh besar nanti. Meskipun risiko perundungan tetap bisa terjadi, setidaknya dukungan keluarga dan masyarakat tetap ada.

Akan tetapi, perlu diingat juga bahwa Young Lex menyatakan dalam salah satu unggahan di akun Instagramnya bahwa dirinya adalah king of troll dan ia mempertanyakan lagi apakah isu hamil di luar nikah ini benar-benar terjadi, ataukah hanya penuai sensasi belaka?

Yang lebih penting lagi, perlu diingat bahwa depresi adalah hal serius, dan sangat mungkin terjadi disebabkan oleh kata-kata kejam dari orang-orang yang tidak memikirkan dampaknya bagi orang lain. Di sisi lain, perlu diingat juga bahwa norma masyarakat itu berlaku, dan kehamilan di luar nikah bukan lah sesuatu yang mudah diterima oleh masyarakat Indonesia sekarang ini.

Referensi

Akun Instagram @young_lex18

Akun Kanal YouTube Young Lex. (2019, Oktober 27). HAMIL DI LUAR NIKAH? Klarifikasi 7 bulanan? Diambil kembali dari YouTube.

Anya Geraldine Tanggapi soal Pengakuan Young Lex yang Sebut Istrinya Hamil di Luar Nikah. (2019, November 4). Diambil kembali dari tribunwow.com.

Fitriana, I. (2019, April 17). Malu Hamil di Luar Nikah, Guru PAUD di Magelang Bunuh dan Kubur Bayinya. Diambil kembali dari kompas.com.