Mengatur Keuangan Bulanan yang baik, akan memberikan dampak luar biasa di dalam kehidupan berumah tangga. Saya kira ini benar adanya. Kita tidak lagi tinggal seorang diri, tidak lagi berbicara kebutuhan diri sendiri. Ada kebutuhan sebagai satu keluarga yang perlu didata sebaik mungkin. Jika tidak? Ya bakal memunculkan persoalan serius.

Dalam kesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman. Bagaimana memulai mengatur keuangan bulanan setelah menikah. Sesuatu yang dalam teori dan nasihat sudah saya hafal, namun  mempraktikkannya ternyata tidak seindah dan selancar yang ada dalam bayangan saya.

4 Hal Yang Bisa  Dilakukan Dalam Mengatur Keuangan Bulanan Setelah Menikah

1. Mengatur Keuangan Bulanan Dengan Membuat Daftar Kebutuhan

Hal pertama yang perlu kita buat adalah daftar kebutuhan. Ini diperlukan pembicaraan yang cukup serius dan jujur. Pasangan harus jujur satu sama lain. Apa saja barang atau kebutuhan pribadi masing-masing.

Jangan menutupi kebutuhan yang selama ini digunakan setiap bulannya. Misalnya Istri memerlukan perawatan, kosmetik dan lain sebagainya. Harus disampaikan secara jujur dan terbuka. Begitu pula dari pihak suami. Apa saja yang selama ini menjadi konsumsi atau kebutuhan bulanan.

Kemudian membuat daftar kebutuhan bersama. Dari daftar kebutuhan masing-masing, mungkin ada yang sama. Ini bisa dimasukkan menjadi  satu item kebutuhan. Apa saja kebutuhan bersama setiap bulan? Bisa berupa bahan pokok, keperluan kamar mandi, sampai kebutuhan internet dan listrik.

2. Membedakan Kebutuhan Harian dan Bulanan

Penting bagi setiap keluarga untuk membedakan kebutuhan harian dengan kebutuhan bulanan. Mengapa? Karena sering kali kebutuhan harian tidak terkontrol, sehingga ketika memasukkan kebutuhan harian dalam item kebutuhan bulanan, bisa membuat amburadul keuangan rumah tangga.

Untuk menyiasati pengeluaran harian yang membengkak dan tidak terkontrol. Maka perlu kesepakatan bersama, berapa besaran ‘uang jajan’ masing-masing setiap harinya. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan rekening bersama.

3. Mengatur Keuangan Bulanan Dengan Menghitung  Pengeluaran Bulanan

Setiap akhir bulan adalah waktu untuk menghitung pengeluaran bulanan.  Berapa pengeluaran total bulan ini? Lalu dibandingkan dengan pengeluaran bulan sebelumnya? Apakah ada selisih?

Menghitung pengeluaran bulanan ini penting sebagai bentuk evaluasi dan audit pengeluaran. Sehingga kita bisa segera mengetahui ‘belanja apa’ yang menyebabkan pengeluaran membengkak. Atau sebaliknya penghematan apa yang telah berhasil dilakukan.

4. Menyesuaikan Pendapatan

Perihal kebutuhan bulanan dan bagaimana mengatur keuangan tentu semua kembali pada pendapatan kita. Pendapatan baik istri dan suami, pendapatan satu keluarga.  Berapa pendapatan total? Berapa yang akan dianggarkan untuk kebutuhan harian dan bulanan?

Jangan sampai pendapatan Fams habis hanya untuk kebutuhan utama saja.  Hanya mencari satu bulan untuk digunakan satu bulan.  Ada berbagai dana yang akan dibutuhkan dimasa mendatang. Fams perlu merencanakan investasi dan tabungan masa depan.

5. Jangan Ragu Membuat Perubahan

Setelah melakukan evaluasi bulanan, dan mengetahui berbagai item yang dirasa bisa untuk dilakukan efisiensi maka jangan ragu untuk melakukan perubahan keuangan. Tentu hal ini untuk menyesuaikan dengan pendapatan bulanan Fams dan keinginan memiliki tabungan untuk masa depan. Ya dengan kata lain, kalau ada item yang bisa dihemat kenapa harus boros?

Nah bagaimana Fams  sudah ada gambaran untuk  persiapan Mengatur Keuangan Bulanan Setelah Menikah? Semoga melalui artikel ini Fams jadi memiliki gambaran dalam mengatur keuangan. Penting bagi Fams untuk merencanakan keuangan sejak awal pernikahan, seperti memulai dengan melihat daftar harga yang sering dibutuhkan ketika telah menikah.

Di imaos.id terdapat pembahasan khusus mengenai daftar harga, Fams bisa mencari referensi berbagai daftar harga di rubrik Neraca. Semoga bermanfaat. Salam.