Binary Option saat ini menjadi salah satu platform yang banyak dibicarakan orang Indonesia. Polemik tentang Binary Option mencuak di tengah masyarakat. Apakah itu adalah platform investasi dan trading, ataukah itu bentuk dari judi modern.

Tidak sedikit orang yang menganggap Binary Option adalah bentuk instrumen dari trading, tetapi tidak sedikit yang menganggap bahwa itu adalah judi yang dikemas dengan skema trading. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas apakah Binary Option itu adalah bentuk dari instrumen trading dan investasi, atau ini hanyalah praktik perjudian.

Binary Option dan Skema Operasionalnya

Secara terminology, Binary Option adalah bentuk dari kata binary yang merupakan sistem penomoran dalam komputer. Penomoran ini hanya terdiri dari dua digit, yaitu 1 dan 0. Di sisi lain, option adalah ‘pilihan’. Oleh karena itu, Binary Option adalah pilihan yang terdiri dari angka 1 dan 0.

Dalam pemaknaan tersebut, kamu bisa tahu bahwa Binary Option adalah istilah dari pilihan dua angka, yakni 1 dan 0. Namun, tidak sedikit orang yang mempercayai bahwa Binary Option adalah bentuk instrumen dari trading.

Hal inilah yang membuat banyak bingung sehingga memunculkan kegaduhan para pemain Binary Option ini. Banyak orang yang menganggap ini merupakan instrumen trading yang mudah menghasilkan uang. Tapi, kebanyakan orang yang masuk di Binary Option ini justru malah kehilangan uang.

Skema operasional yang dijalankan di Binary Option ini, user dipersilakan untuk menebak harga naik atau turun dalam kurun waktu tertentu dengan sejumlah uang yang dipertaruhkan. Jika tebakannya benar, maka presentase kebenarannya akan dijadikan sebagai profit, tetapi jika tebakannya salah, maka sejumlah uang yang dipertaruhkan langsung hilang.

Regulasi Binary Option di Berbagai Negara

Meskipun menjadi perdebatan banyak orang, banyak negara sudah membuat regulasi untuk Binary Option ini. Tidak sedikit negara yang menyatakan bahwa Binary Option merupakan financial betting.

European Union membuat regulasi yang ketat terkait Binary Option sejak Maret 2018. Australia, melalui the Australian Securutues and Investments Commision (ASIC), mengingatkan kepada trader dan investor untuk waspada dengan broker yang menjajakkan Binary Option karena bersifat perjudian.

Selain itu, Belgia dan Canada secara jelas melaarang Binary Option beroperasi di negaranya. Bahkan, kasus di Canada sendiri, pemerintahannya melarang semua aspek yang berhubungan dengan Binary Option, termasuk iklan maupun website.

Namun demikian, Cyprus merupakan negara yang menganggap Binary Option adalah financial instruments sehingga dianggap legal oleh pemerintah. Oleh karena itu, banyak sekali platform Binary Option yang didirikan di sana.

Baca juga: Dapet Duit dari NFT

Flexing Marketing dan Rayuan Afiliator

Di Indonesia, tidak sedikit masyarakatnya yang berharap ingin cepat kaya dengan cara yang mudah. Berbagai konten yang berisi muatan flexing selalu mendapatkan perhatian khusus. Hal inilah yang menjadi bagian yang mudah disentuh oleh marketing. Harapan lekas kaya!

Konten-konten flexing, berbagi dengan sesama, dan berbagai pertunjukkan harta menjadi materi menarik untuk ditawarkan oleh para afiliator. Hampir semua orang merasa tertarik untuk menjadi seperti orang–orang kaya yang bisa flexing.

Persoalannya, ketertarikan itulah yang menjadi sarana para afiliator Binary Option ini masuk untuk menawarkan produk secara implisit. Hampir semua afiliator ini menunjukkan skema trading di Binary Option dengan mudah. Cuan banyak. Kaya cepat.

Parahnya, banyak orang yang tidak memiliki cukup dana untuk trading memaksakan dirinya mengikuti para afiliator itu. Berbagai upaya dijalankan untuk bisa trading, seperti mengajukan pinjaman online, menjual kendaraan, hingga menjual rumah.

Kebanyakan orang itu tidak memahami betul apa itu Binary Option. Mereka hanya melihat kesuksesan para afiliator yang selalu ditampakkan di media sosialnya. Bahkan, para afiliator tidak pernah secara eksplisit mengajak orang untuk trading di Binary Option.

Para afiliator hanya dengan menunjukkan caranya trading di Binary Option, jumlah profit yang di dapatkan, dan barang-barang mewah yang mereka beli dari hasil trading, membuat para penontonnya untuk ikut mencoba. Akhirnya, berbagai percobaan yang dilakukan para pengikut afiliator tersebut tidak sesuai dengan apa yang ditampilkan oleh afiliator.

Literasi Digital dan Kemampuan Finansial

Fenomena Binary Option dan para afiliatornya ini membuat gaduh Indonesia. Secara konsep operasionalnya, Binary Option adalah financial betting yang menawarkan piliah naik atau turun. Para afiliatornya melakukan marketing platform. Para pelakunya tertarik untuk mencoba dan akhirnya gagal.

Fenomena seperti ini sebenarnya sudah sering terjadi di Indonesia. Skema investasi bodong dengan berbagai modus yang beragam setiap tahunnya ternyata tidak membuat banyak orang sadar. Literasi digital tentang fenomena flexing dan pemahaman tentang kemampuan finansial belum dikuasai secara baik.

Hal seperti ini yang membuat masyarakat banyak terjerumus dalam lubang investasi bodong dengan banyak macamnya. Oleh karena itu, literasi digital dan pemahaman finansial harus dipelajari dengan baik.

Jangan sampai kamu hanya tertarik pada hasil yang dilihat. Ingatlah bahwa ada kekayaan tidak bisa didapatkan dengan sekadar tebak angka. Semoga kita bisa terhindar dari jebakan investasi bodong yang akan datang di kemudian hari.

Foto: pvproductions