Guna mencegah peningkatan angka terjangkit virus Corona, masyarakat diimbau untuk menerapkan social distancing. Artinya, masyarakat diharapkan untuk tidak bepergian atau menghadiri acara di ruang publik. Kegiatan belajar mengajar di sekolah dihentikan dan kerja kantoran kini dilakukan dari rumah. Intinya adalah meminimalisir, bahkan menghindari kontak fisik sebisa mungkin dengan orang lain.

Namun seketika muncul keresahan yang dialami para pasangan. Apakah dengan mewabahnya virus Corona, lantas berhubungan intim tidak boleh dilakukan?

Apakah virus Corona bisa menular melalui hubungan seksual?

Hingga saat ini, diketahui virus Corona bisa menular melalui respiratory droplets atau cairan pernapasan yang keluar saat seseorang batuk atau bersin. Meskipun virus Corona tidak bisa menular melalui udara, virus ini bisa melekat pada benda tertentu. Jika Anda menyentuh benda tersebut dengan bagian tubuh tertentu, contohnya tangan, lalu Anda menyentuh bagian wajah Anda dengan tangan, virus Corona bisa masuk lewat mulut atau hidung Anda.

Itulah mengapa para ahli kesehatan selalu mengimbau masyarakat untuk rajin mencuci tangan dengan sabun maupun hand sanitizer.

Tapi apakah virus Corona bisa menular ketika berhubungan intim? Bisakah virus Corona menular melalui hubungan seksual?

Dr. Carlos Rodriguez-Diaz, seorang profesor di George Washington University’s Milken Institute School of Public Health, menyatakan dalam sebuah artikel di The Guardian bahwa hingga saat ini tidak ada bukti bahwa virus Covid-19 dapat menular melalui hubungan seks, baik melalui vagina maupun anus. Kendati demikian, virus Corona dipastikan dapat menular melalui cairan pernapasan atau air liur.

Ketika pasangan berhubungan intim, virus Corona bisa saja menular jika mereka berciuman atau bertukar air ludah. Dr. Carlos juga menambahkan bahwa analingus atau rimming juga terbukti bisa menjadi salah satu pola transmisi virus Corona.

Berhubungan intim kala Corona memaksa #dirumahsaja

Lalu, apakah berhubungan seks atau intim disarankan kala virus Corona mewabah?

Pertama-tama, pastikan dulu kondisi pasangan satu sama lain. Jika Anda dan pasangan sama-sama sehat, maka justru berhubungan intim sangat disarankan. Daripada Anda pergi keluar, lebih baik jika Anda tinggal di rumah saja bersama pasangan dan melakukan hubungan suami istri sewajarnya.

Akan tetapi jika salah satu pasangan terbukti positif Corona, maka hubungan intim sangat tidak disarankan. Justru pasangan yang terbukti positif Corona harus segera mengisolasi diri agar tidak menularkan orang-orang terdekatnya. Dalam kondisi ini pun Anda tetap bisa menerapkan hubungan jarak jauh.

Jika Anda hendak berhubungan intim dengan pasangan Anda, disarankan untuk meminimalisir atau bahkan menghindari penggunaan air liur. Dilansir dari 702.co.za, Dr. Eve seorang seksolog klinis menyarankan setiap pasangan untuk selalu menyiapkan lubricant, sanitizer, dan kondom setiap saat hendak berhubungan intim.

Kebersihan adalah hal utama yang harus dijaga. Pastikan tempat Anda berhubungan intim selalu bersih, dan pastikan juga tubuh Anda selalu bersih. Jika salah satu dari Anda menunjukkan gejala pilek, flu, panas, atau batuk, ada baiknya Anda mengisolasi diri sejenak dan temui dokter.

Keuntungan yang didapat dari berhubungan intim

Meskipun banyak hal negatif yang dikaitkan dengan virus Corona, namun bukan berarti kita tidak bisa menarik manfaat dari gerakan #dirumahsaja ini. Habiskan waktu dengan orang terkasih dan tingkatkan kemesraan hubungan Anda. Justru dengan berbahagia bersama pasangan di rumah, diam #dirumahsaja jadi lebih menyenangkan.

Ditambah lagi, berhubungan intim—apalagi di tengah wabah Corona—justru membantu tubuh memproduksi hormon endorfin, oksitosin, dan estrogen. Hormon-hormon ini bermanfaat membuat diri lebih bahagia, mengurangi stres, meningkatkan sistem imun tubuh, hingga membuat umur lebih panjang.

Banyak orang yang bilang bahwa kita harus tetap di ranjang ketika kita sakit. Tapi mungkin saat ini kita harus tetap di ranjang agar terhindar dari sakit. Lebih baik #dirumahsaja. Semoga Anda dan keluarga sehat selalu!

Referensi

Dellatto, M. (2020, Maret 17). Dr. Oz says couples should have sex while quarantining. Diambil kembali dari New York Post

Fadli, R. (2020, Maret 18). Apakah Corona Menular saat Berhubungan Intim? Diambil kembali dari Halodoc

Koza, N. (2020, Maret 20). Love in the time of coronavirus: sexual health and intimacy. Diambil kembali dari 702

Renwick, D. (2020, Maret 18). Can I have sex? A guide to intimacy during the coronavirus outbreak. Diambil kembali dari The Guardian

Tuckman, A. (2020, Maret 14). Sex in the Time of Pandemic. Diambil kembali dari Psychology Today