Banyak orang tua pasti ingin bayinya segera bisa berjalan. Umumnya, perkembangan motorik bayi yang baik ditandai dengan kemampuan bayi berjalan pada usia sekitar 12 bulan. Namun ada juga anak yang belum bisa berjalan meski usianya telah menginjak 12 bulan.

Jika pada usia tersebut anak belum bisa berjalan, Anda tidak perlu sontak khawatir. Pasalnya, pertumbuhan anak juga bermacam-macam. Ada yang cepat, ada juga yang lambat. Sebenarnya, kemampuan bayi untuk mulai berjalan bisa terjadi di antara usia 9-18 bulan.

Lalu mengapa bayi belum juga bisa berjalan? Berikut ini adalah beberapa penyebabnya.

Bayi belum bisa berjalan karena kemampuan motorik lain yang terlambat

Bayi yang belum bisa berjalan sendiri hingga usia 18 bulan biasanya turut mengalami keterlambatan belajar pada kemampuan motorik lainnya, seperti mengangkat kepala pada usia 4 bulan, atau duduk di usia 6-8 bulan.

Keterlambatan perkembangan motorik di tahap sebelumnya berpotensi menyebabkan keterlambatan perkembangan motorik anak untuk tahap selanjutnya, salah satunya adalah berjalan. Saat bayi tengah belajar menguasai keterampilan motoriknya, seperti mengangkat leher hingga duduk, di saat yang bersamaan bayi juga melatih otot tubuh yang mendukung dirinya mampu berdiri sampai berjalan sendiri.

Perkembangan otot dan tulang

Kematangan perkembangan otot dan tulang menjadi faktor penting guna bayi mampu berjalan. Pasalnya, perkembangan otot yang matang akan memudahkan bayi dalam menggerakkan tulang kakinya untuk berjalan serta mengatur keseimbangan.

Kematangan otot dan tulang dipengaruhi oleh asupan gizi dan stimulasi. Pastikan bayi Anda mendapatkan asupan nutrisi yang cukup selama masa perkembangannya. Jika bayi sudah mendapatkan asupan nutrisi dari ASI ekslusif selama 6 bulan namun bayi belum juga mampu berjalan sendiri, besar kemungkinan, bayi hanya kurang mendapatkan stimulus. Dalam kondisi tersebut, sebagai orang tua Anda bisa membantunya berjalan dengan cara memegangi kedua tangannya dan menuntunnya pelan-pelan. 

Di samping itu, kematangan perkembangan otot dan tulang juga dapat dipengaruhi oleh faktor genetik. Jika kondisi genetik merupakan penyebabnya, segera hubungi dokter untuk mendapatkan terapi dari ahlinya.

Sikap/watak bayi

Sikap merupakan karakter individu yang mempengaruhinya dalam berperilaku dan menentukan tindakan. Bayi yang belum bisa berjalan di usia 18 bulan kadang juga dipengaruhi oleh sikap bayi yang lebih senang untuk bergerak dengan cara merangkak. Watak bayi yang pemalas juga menjadi penyebab lain mengapa dia belum bisa berjalan.

Terlalu sering digendong dianggap menjadi salah satu penyebab bayi menjadi malas. Apalagi saat digendong, bayi tidak perlu menggerakkan tubuhnya untuk bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Orang tua perlu waspada jika hingga usia 24 bulan anak belum juga menunjukkan tanda-tanda akan bisa berjalan. Jika di usia 24 bulan anak belum menunjukkan tanda-tanda akan berjalan, terdapat kemungkinan adanya gangguan syaraf yang membuatnya belum bisa berjalan. Jika demkian, segera hubungi dokter anak untuk diperiksa secara menyeluruh dan mendapatkan terapi dari ahlinya.

Referensi:

Narulita, Dewi. 6 Agustus 2012. Keterlambatan Berjalan pada Anak, Penyebab dan Penanganannya.

Halodoc.com. 9 Mei 2019. Anak Telat Berjalan? Ini 4 Penyebabnya.

Ipoel. 3 Oktober 2017. Ini Kata Pakar Soal Anak yang Belum Bisa Berjalan.