Mengurus bayi kedua merupakan urusan yang butuh fokus dan komitmen tinggi. Bayi kedua merupakan anugerah yang luar biasa, tidak hanya bagi orang tua tapi juga bagi kakaknya. Namun terkadang mengurus dua anak sekaligus—apalagi kedua anak masih usia balita—merupakan pekerjaan yang tidak mudah, apalagi bagi para ibu.

Nah, bagi Fams yang berada dalam situasi ini, jangan khawatir! Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan guna mengasuh si kakak dan si adik dengan lancar dan bahagia. Silakan disimak!

1. Masukkan anak pertama ke preschool agar Anda bisa leluasa mengurus bayi kedua

Meskipun hanya program sementara, datangnya anak kedua adalah waktu yang tepat untuk memasukkan anak pertama Anda ke preschool. Selain memberi waktu lebih untuk Anda mengurus bayi yang baru lahir, si kakak juga akan belajar banyak hal baru yang bisa menjadi bekal penting guna menjadi kakak yang baik.

2. Sediakan ruang bermain khusus untuk si kakak

Karena bayi kemungkinan besar akan selalu ada di dekat ibunya, si kakak tentunya membutuhkan distraksi untuk menyalurkan energinya. Jika Anda memiliki sumber daya yang cukup, tidak ada salahnya membuatkan ruang bermain khusus untuk si kakak yang sesuai dengan perkembangan usianya.

Dengan adanya ruang bermain ini, Anda tetap bisa memastikan balita bermain dengan aman dan gembira, sembari tetap mengurus si bayi. Ditambah lagi, ketika si bayi sudah mulai bisa bergerak sendiri, ia bisa menemani kakaknya bermain di ruang bermain yang Anda sediakan.

3. Atur jam tidur bersama agar lebih mudah mengurus kedua bayi

Coba atur agar balita dan bayi Anda tidur di waktu yang bersamaan. Dengan begitu, Fams akan punya waktu luang yang lebih leluasa untuk beristirahat atau memanjakan diri Anda sendiri.

4. Bacakan cerita untuk si kakak selagi mengurus bayi kedua

Apa yang bisa Anda lakukan untuk menghibur balita Anda selagi menyusui si bayi? Anda bisa mencoba membacakan cerita. Ceritakan cerita sederhana yang sudah Anda hafal di luar kepala, sembari menyusui bayi di timangan Anda, sementara si balita mendengarkan cerita dengan seksama di samping Anda.

5. Siapkan tas mainan

Beberapa orang tua merekomendasikan untuk menyiapkan tas khusus balita. Ketika si balita mulai rewel padahal Anda sedang sibuk mengurus bayi, Anda bisa langsung mengeluarkan isi tas tersebut untuk membuat si balita sibuk sendiri. Isi tas ini bisa berupa mainan, makanan ringan, atau hal lain yang disukai oleh si balita.

6. Gunakan tas gendongan bayi

Anda bisa mencoba menggunakan tas gendongan bayi yang bisa digunakan di dada atau di punggung. Dengan begitu, Anda tetap bisa menggendong bayi dan tangan Anda tetap leluasa untuk melakukan aktivitas lain.

7. Jangan malu menerima bantuan untuk mengurus kedua bayi

Banyak orang tua yang merasa malu untuk menerima bantuan atau meminta pertolongan orang lain ketika mengurus anaknya. Pahamilah bahwa Anda juga manusia dan tidak bisa melakukan segalanya sendiri. Jangan malu. Ketika ada orang lain yang Anda percaya menawarkan bantuan, terimalah dengan senang hati.

Datangnya anak kedua—atau bahkan ketiga—bisa terdengar berat dan melelahkan, tapi percayalah bahwa pengalaman ini sangatlah berharga dan tak tergantikan. Dengan mengasuh lebih dari satu anak, Fams sudah bisa mengaku sebagai ahli perihal mengasuh anak. Ditambah lagi, tentunya si kecil akan lebih senang karena memiliki saudara untuk menemaninya bermain.

Referensi

Fitzgerald, L. (2019, September 26). 7 Ways to Manage a Toddler While Caring for an Infant. Diambil kembali dari Verywell Family: https://www.verywellfamily.com/manage-a-toddler-while-caring-for-an-infant-290518