Banyak orang tua yang memikirkan ratusan cara untuk mencegah kebiasaan balita mengompol nyaris tiap malam setelah lepas dari popok. Tentunya menjemur tempat tidur si bayi dan bertemu dengan bau pesing tiap harinya bukanlah kegiatan yang menyenangkan. Kalau bisa dicegah, kenapa tidak?

Berikut ini adalah beberapa tips ala Imaos yang bisa Anda terapkan guna mencegah kebiasaan balita Anda mengompol. Silahkan disimak!

1. Buatlah jadwal potty training yang konsisten per harinya

Meskipun ‘tragedi’ mengompol biasanya terjadi di malam hari, namun balita harus dibiasakan untuk buang air di tempatnya meski di siang hari. Kebiasaan yang terbentuk secara konsisten ini akan merambah ke kebiasaannya di malam hari. Buatlah jadwal per hari yang spesifik untuk tiap anak jika Anda memiliki lebih dari satu anak.

Cocokkan jadwal potty training dengan kebiasaan masing-masing anak. Jika balita Anda terbiasa buang air setelah makan, maka sesuaikan jadwal potty training-nya dengan jadwal makannya.

2. Cek sejarah keluarga

Guna menerka-nerka timing yang pas untuk mencegah balita mengompol, Anda bisa mengecek kebiasaan Anda sendiri. Tanyakan pada orang tua Anda kapan Anda berhenti mengompol ketika Anda kecil dulu. Umumnya, kebiasaan mengompol bisa menurun pada anak.

3. Batasi konsumsi cairan sebelum tidur guna mencegah balita mengompol

Agar anak tidak membasahi kasurnya di malam hari, cobalah batasi minuman anak sebelum jam tidurnya. Banyak orang tua yang sukses mencegah balita mengompol dengan cara membatasi kuantitas minuman anaknya di malam hari. Biasanya beberapa orang tua menggunakan takaran gelas untuk diminum anak sebelum tidur. Selain itu, Anda juga baiknya mengurangi konsumsi minuman manis untuk anak karena minuman manis bisa menambah volume cairan dalam kandung kemih.

4. Dorong anak untuk buang air sebelum tidur dan setelah bangun pagi

Jika tujuan Anda adalah mencegah balita mengompol, maka Anda harus mulai mewajibkan anak untuk buang air sebelum bangun tidur. Anda bisa membiasakan ini bersamaan dengan membiasakan anak menggosok gigi sebelum tidur. Selain itu, biasakan juga anak buang air ketika ia bangun tidur di pagi hari agar ia tidak terbiasa menahan pipis.

5. Tetap bersiap jika belum berhasil mencegah balita mengompol

Terkadang tidak semua usaha Anda akan berhasil. Untuk itu, Anda perlu menyiapkan skenario terburuk. Proses pencegahan ini tidak akan selalu berjalan lancar. Gunakan lapisan rangkap pada kasur balita Anda. Gunakan lapisan sprei anti air, lalu lapisi lagi dengan sprei tipis. Ketika Anda menemui hasil mengompol balita di pagi hari, Anda cukup mengangkat 2 lapisan paling atas, lalu langsung menggantinya dengan yang baru.

6. Keberhasilan mencegah balita mengompol patut dirayakan

Ketika anak rutin mengompol, jangan terlalu memikirkannya. Tapi ketika akhirnya anak sukses tidak mengompol, pastikan Anda memujinya. Beri penguatan pada balita Anda dengan menjanjikan hadiah jika ia bisa tidak mengompol selama 2-3 hari berturut-turut.

Balita mengompol merupakan hal yang sangat umum terjadi, khususnya hingga usia 5 tahun. Jika hal ini terus terjadi meski Anda sudah mencoba mencegahnya dengan cara-cara di atas, tidak ada salahnya mengecek anak dan membawanya ke dokter. Selamat mencoba!

Referensi

Martinelli, K. (2018, Maret). Tips and Tricks for Nighttime Potty Training. Diambil kembali dari The Bump