Kehadiran bayi yang baru lahir di rumah kerap menjadi hal yang membahagiakan bagi orang tua. Namun demikian, selain bahagia, orang tua juga bisa merasa takut akan bayinya. Bayi yang masih terlihat kemerahan dan rentan sering membuat orang tua baru merasa takut dan ragu untuk menggendong bayinya.

Keinginan untuk menggendong bayi sering kali muncul dan sulit ditahan. Apalagi dengan menggendong, orang tua dapat mempererat ikatannya dengan bayi. Meski begitu, menggendong bayi yang baru lahir tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Pasalnya, otot dan tulang bayi belum cukup kuat untuk menopang berat kepalanya sendiri.

Namun Anda tidak perlu khawatir. Berikut ini adalah langkah-langkah menggendong bayi untuk Anda yang masih takut dan bingung bagaimana cara amannya

1. Cuci tangan sebelum gendong bayi yang baru lahir

Keharusan mencuci tangan setiap akan menggendong bayi mungkin terdengar merepotkan. Namun kebersihan sangat penting saat Anda ingin menyentuh si bayi. Sebab, sistem kekebalan tubuh si kecil masih lemah dan sedang berkembang. Akibatnya, bersentuhan dengan kuman dan bakteri sedikit saja bisa membuatnya sakit.

Jika mencuci tangan setiap akan menggendong bayi terasa merepotkan, Anda bisa menyediakan hand sanitizer di dekat tempat tidur bayi. Dengan begitu, Anda dan keluarga tidak perlu repot-repot untuk bolak-balik cuci tangan setiap akan menggendong bayi.

2. Kondisikan Perasaan Anda Sendiri

Pastikan Anda merasa tenang dan nyaman. Perasaan takut dan cemas akan memengaruhi cara Anda menggendong bayi. Hal itu juga akan membuat bayi merasa tidak nyaman.

Bayi yang baru lahir memang tampak lemah dan perlu kehati-hatian untuk menggendongnya. Sejatinya, bayi tidak selemah yang Anda kira. Kuncinya adalah yakin. Ingatlah kebahagiaan yang Anda rasakan saat pertama kali mendengar tangisan pertamanya. Bawalah perasaan itu saat Anda akan menggendong si kecil.

Jika Anda masih merasa takut untuk bersentuhan secara langsung dengan kulit bayi yang masih tampak kemerahan, Anda bisa mencoba menggendong si kecil ketika dalam keadaan dibedong.

3. Gendong bayi yang baru lahir dengan buaian yang lembut

Menggendong dengan cara buaian merupakan cara menggendong bayi yang paling umum. Cara ini juga dianggap yang paling mudah untuk dilakukan. Selain itu, cara ini juga memungkinkan Anda untuk melakukan kontak mata dengan bayi.

4. Memposisikan Tangan saat Gendong Bayi yang baru lahir

Saat bayi dalam posisi terbaring, letakkan tangan kiri Anda di bawah kepala si kecil secara perlahan. Kemudian letakkan tangan kanan Anda bawah pinggul si kecil.  Geser tangan kiri Anda secara perlahan, sehingga kepala dan leher bayi bisa meluncur di sepanjang lengan sampai ke daerah sekitar siku.

5. Angkat Bayi Mendekat ke Dada

Setelah itu, angkat bayi mendekat ke dada Anda. Sambil mengangkat bayi, pastikan tangan kanan Anda tetap menopang tubuh bagian bawah bayi. Sesuaikan posisi sampai Anda dan bayi merasa nyaman. Anda bisa mengajaknya berjalan di sekitar atau mengayunkannya perlahan.

Setelah terbiasa menggendong bayi dengan posisi sudut siku menopang leher dan kepala bayi, Anda bisa mencoba cara lain, seperti posisi tatap muka, posisi bayi tengkurap, atau menyandarkan bayi pada bahu. Selamat mencoba!

Referensi:

Tanry, Tanya. _______. How to Pick Up a Baby: A Step-by-Step Guide for Parents.