Alangkah senangnya apabila anak suka musik sejak bayi. Karena tangan dan jari jemarinya yang masih kecil mungil, mungkin bayi belum tentu bisa memainkan gitar layaknya Jimi Hendrix, bermain piano layaknya Beethoven, atau menggebuk drum layaknya Mike Portnoy. Namun bukan berarti si kecil tidak bisa menikmati musik dengan khidmat atau mengangguk-anggukkan kepalanya mengikuti irama.

Musik itu magis. Musik itu luas. Musik itu sederhana. Sesederhana nyanyian nina bobo yang dinyanyikan ibu sebelum kita terlelap dalam mimpi. Sesederhana nyanyian burung gereja yang hinggap di dahan pohon di luar jendela. Sesederhana bunyi lonceng angin yang tertiup semilir angin sepoi-sepoi di teras rumah.

Lalu bagaimana cara bagi orang tua untuk memperkenalkan musik sejak dini pada bayi agar ia suka? Berikut adalah beberapa tipsnya. Silakan disimak!

1. Bernyanyilah di depan bayi agar ia suka musik

bayi suka musik mendengarkan orang tua bernyanyi

Musik yang paling familiar dan paling bayi suka di awal kehidupannya pastinya adalah suara orang tuanya sendiri. Oleh karena itu, cara paling mudah untuk memperkenalkan bayi dengan musik adalah dengan suara orang tua. Sering-seringlah bernyanyi di depan bayi. Biarkan bayi menyerap dan menikmati suara Anda.

Bahkan Anda bisa bernyanyi ke bayi yang masih di dalam kandungan. Banyak peneliti yang mempercayai bahwa sensasi suara dan getaran yang diterima bayi sejak dalam kandungan dapat memicu perkembangan otak, indera, dan syaraf bayi kelak.

2. Selipkan lagu-lagu ke kegiatan sehari-hari

Cobalah untuk menjadikan segala hal menjadi lagu. Mulai dari bangun tidur, menyikat gigi, mengganti popok, serta ganti baju, semua bisa Anda lakukan sambil bernyanyi. Dengan melakukan hal ini, Anda bisa menjadikan kegiatan sehari-hari dengan bayi menjadi lebih menyenangkan.

3. Ajak bayi bergerak agar ia suka musik

bayi suka musik dengan diajak bergerak

Putarlah lagu kesukaan Anda, lalu gendong bayi dan bergoyanglah bersama bayi mengikuti irama musik sambil menyanyikannya. Niscaya, bayi akan suka dengan musik tersebut dan mengingat alunan musik tersebut sebagai hal yang menyenangkan.

4. Tunjukkan bayi caramu menikmati musik

Terkadang Anda tidak perlu mengajak bayi untuk menikmati musik secara fisik. Karena bayi gemar meniru, melihat Anda menyiapkan botol susu sambil bergoyang dan menyanyi dengan gembira dapat mempengaruhi bayi untuk suka musik juga.

Jika Anda senang musik melayu, maka putarlah lagu melayu! Jika Anda senang lagu-lagu Oasis, maka putarlah lagu Oasis! Tunjukkan pada bayi bahwa musik itu menyenangkan dan bisa berfungsi sebagai penghilang stres.

5. Ajak bayi menyaksikan pertunjukan musik

bayi suka pertunjukkan musik

Jangan ragu untuk mengajak bayi menyaksikan pertunjukkan musik secara langsung, misal di kafe atau festival musik. Pastikan saja bayi dalam kondisi nyaman, cukup istirahat, dan tidak terlalu dekat dengan pengeras suara secara langsung.

Di tahap usia sekitar 3 bulan, bayi mampu menoleh dan bergerak mencari sumber suara. Di usia ini bayi juga kerap mencoba untuk meniru suara yang ia dengar. Selain itu, stimulus dalam bentuk suara atau musik yang diberikan kepada bayi dipercaya mampu merangsang perkembangan otak bayi. Pengenalan terhadap musik juga membuat bayi memahami mengenai perbedaan nada tinggi dan rendah serta ritme bunyi. Hal ini membuat bayi lebih mahir dalam berkomunikasi dan berbicara dengan orang lain.

Singkat kata, musik tidak hanya menyenangkan, tapi juga bermanfaat!

Referensi

Murray, E. (2012, September 4). Music Matters: 14 Ways to Expose Your Baby or Toddler to Music. Diambil kembali dari Parent Map

Raja, D. (2019, June 25). 6 Amazing Tips To Introduce Your Baby To Music. Diambil kembali dari Mom Junction