Alangkah kasihan ketika hidung bayi tersayang mampet karena ingus. Hidung yang tersumbat tuh nggak enak, fams!

Orang dewasa sih bisa srat-srot sendiri ya. Tapi kalau bayi? Kasihan, fams. Boro-boro mau mengeluarkan ingus sendiri—memegang hidung sendiri saja belum tentu bisa. Karena kemampuan motorik halus bayi yang masih belum berkembang, bisa-bisa mau menekan hidung malah jadi mencolok matanya sendiri. Kan jadi srimulat, fams.

Bayi juga belum bisa mendorong ingus keluar dengan kekuatan napasnya. Untuk mengeluarkan benda asing di hidungnya, bayi hanya bisa bergantung pada refleks yang memicunya untuk bersin. Tapi sampai kapan mau menunggu bayi bersin? Kasihan si bayi lelah menanti.

Oleh karena itu, bayi butuh patriot. Kalian para orang tua lah patriotnya. Selamatkan bayi dari tidur yang tidak nyaman dan nafas yang tidak lancar karena ingus bedebah tersebut.

Penemuan-penemuan sederhana nan canggih di bidang pernak-pernik anak ternyata menghasilkan alat penyedot ingus. Luar biasa sekali. Dengan benda ini, sirna sudah ingus jahanam itu. Bye bye, ingus!

Penasaran bagaimana caranya? Silakan disimak!

1. Siapkan alat-alat penyembuh hidung bayi yang mampet

hidung bayi mampet

Alat penyedot ingus atau nasal suction ini biasanya berbentuk bola karet dengan ujung berlubang yang mengerucut. Benda ini berfungsi menyedot udara dengan cara menekan bagian bolanya. Namun jika Anda merasa membuang-buang waktu dengan menekan-nekan bola tersebut, Anda juga bisa membeli versi lainnya yang ditenagai baterai.

Selain itu, siapkan juga larutan saline, yang disebut juga cairan isotonik atau cairan Natrium Klorida. Larutan saline sebenarnya adalah air garam. Anda bisa membuatnya sendiri di rumah atau membelinya di apotek. Selain 2 benda tersebut, siapkan juga tisu dan kain.

2. Posisikan tubuh bayi

posisi ketika hidung bayi mampet

Jika alat-alatnya sudah siap, saatnya menyiapkan si bayi. Karena hidungnya sedang tersumbat, pasti bayi akan lebih rewel dan lebih sensitif. Oleh karena itu, siapkanlah tempat yang senyaman mungkin untuk menelentangkan bayi.

Setelah bayi sukses ditelentangkan, tahap berikutnya mungkin agak sedikit menantang. Jika Anda dibantu oleh pasangan Anda atau orang lain, minta dia untuk memegangi tangan bayi agar ia tidak mengganggu proses penyedotan ini. Namun jika Anda melakukan ini seorang diri, Anda bisa menahan tangan bayi dengan kaki dan paha Anda.

Posisi ini pasti akan membuat bayi merasa sedikit tidak nyaman, namun Anda harus sedikit tega karena ini demi kebaikan si bayi sendiri.

3. Cairkan ingus yang membuat hidung bayi mampet

Berikan 3-4 tetes larutan saline ke lubang hidung bayi yang tersumbat guna mencairkan ingus tersebut dan mempermudah proses penyedotan. Bayi mungkin akan merasa agak janggal dengan cairan yang ada di hidungnya. Jangan khawatir! Karena, larutan saline aman untuk dikonsumsi dan aman untuk bayi. 

4. Sedooooooot, fams!

cara mengatasi hidung bayi mampet

Usai meneteskan larutan saline tadi, kini saatnya menggunakan alat penyedot ingus tadi. Letakkan ujung lubang penyedot ingus di lubang hidung bayi, lalu mulailah menyedot.

Jika Anda menggunakan alat penyedot manual, pertama-tama tekan dulu udara yang ada di dalam bola penyedot tersebut hingga habis. Tahan dan genggam sambil posisikan ujung penyedotnya di lubang hidung bayi, lalu lepaskan dan biarkan alat penyedot itu bekerja sembari menutup lubang hidung satunya dengan jari Anda.

Usahakan jangan memasukkan ujung alat penyedot ingus ke dalam hidung bayi Anda hingga terlalu dalam, karena berisiko melukai dinding hidung bayi dan menyebabkan mimisan.

5. Rayakan kebahagiaan tanpa ingus!!!!

Kini ingus bayi sudah hilang, dan Anda dan bayi tersayang kini sama-sama bisa bernapas dengan lega. Kondisi ini patut dirayakan. Silakan berteriak dengan riang sambil melempar tangan Anda tinggi-tinggi ke udara. Lempar tangan Anda—bukan bayinya.

Karena tadi bayi diposisikan dalam posisi yang tidak nyaman dan mungkin agak sedikit menderita dalam prosesnya, tutuplah sesi perawatan ini dengan hal yang menyenangkan dan disukai bayi agar bayi tidak trauma.

Selamat mencoba, dan semoga bayi Anda selalu sehat!

Referensi

Crouch, M. (t.thn.). Snot Removal 101. Diambil kembali dari Parents

SickKids Staff. (2019, February 4). Nasal congestion: How to clear your baby’s dry, stuffy nose. Diambil kembali dari About Kids Health