Saat kehamilan memasuki trimester ketiga, posisi kepala janin bisa saja berada jauh dari jalan lahir, atau yang umum disebut dengan istilah bayi sungsang. Normalnya, pada trimester ketiga, kepala janin akan berada di posisi terdekat panggul untuk siap memasuki jalan lahir.

Kehamilan bayi sungsang merupakan posisi dimana janin yang ada di dalam rahim kepalanya berada di atas, dengan kaki atau pantatnya berada di dekat jalan lahir. Akibatnya, jika ibu menjalani proses persalinan normal, pantat atau kaki bayi akan keluar lebih dulu dibandingkan kepalanya.

Jika ini merupakan kehamilan pertama, biasanya posisi janin akan kembali normal ketika usia kandungan menginjak 36 minggu. Namun ada juga kasus, dimana kondisi tersebut bisa bertahan sampai menjelang persalinan.

Selain itu, ternyata posisi bayi sungsang juga memiliki risiko pada saat kelahiran. Risiko tersebut antara lain, mulut rahim tidak bisa terbuka sempurna, risiko tali pusar terjepit, serta risiko cedera pada leher dan saraf tulang belakang bayi.

Kendati demikian, ada sejumlah cara yang dapat ditempuh agar janin di dalam rahim ibu dapat kembali ke posisi normal. Berikut cara-caranya.

Perdengarkan musik

Saat usia kandungan minggu ke-15, sebenarnya janin sudah mulai bisa merasakan stimulus suara dari luar perut ibu. Oleh karena itu, saat bayi mengalami posisi sungsang dan usia kehamilan sudah melewati minggu tersebut, Fams memancing janin untuk bergerak dengan memperdengarkan musik.

Caranya tempelkan headphone pada bagian bawah perut, lalu putar musik. Dengan cara ini bayi akan terdorong untuk mencari sumber suara dan bergerak ke posisi normal.

Mengatasi bayi sungsang dengan memperbanyak jalan

Berjalan rupanya menjadi salah satu kegiatan yang dapat membantu posisi bayi bergerak ke posisi normal. Oleh karena itu, saat Fams mengetahui bahwa posisi bayi sungsang, usahakan untuk memperbanyak jalan. Cukup lakukan selama 30 menit setiap hari, bayi akan terbantu untuk bergerak menemukan posisi yang tepat.

Berbaring dalam posisi telentang

Berbaringlah di atas matras yoga atau karpet, lalu letakkan sebuah bantal di bawah pinggul agar posisi perut berada lebih tinggi dari kepala.

Apabila posisi seperti itu membuat kepala Fams menjadi tidak nyaman, Anda bisa meletakkan bantal di bawah kepala. Namun tetap pastikan bahwa posisi perut tetap lebih tinggi daripada kepala. Setelah itu, tarik napas dalam secara perlahan. Buat tubuh sesantai mungkin dan tahan posisi ini selama 15 menit.

Lakukan cara ini sebanyak tiga kali dalam sehari, niscaya posisi janin akan menjadi normal.

Mengatasi bayi sungsang dengan rutin olahraga

Saat mengetahui bahwa posisi kepala janin berada jauh dari jalan lahir, umumnya dokter akan menyarankan ibu hamil untuk melakukan senam hamil agar janin berada di posisi normal.

Selain senam hamil, berenang juga dipercaya dapat mengatasi masalah posisi bayi sungsang. Sebab, berenang bisa menstimulasi posisi janin untuk kembali ke posisi normal.

Menempelkan benda dingin

Tempelkan es batu ataupun sayuran beku yang telah dibungkus kain pada bagian atas rahim. Cara ini dipercaya dapat membuat posisi bayi sungsang kembali normal. Sebab, saat merasakan sensasi dingin, bayi akan merasa tidak nyaman dan bergerak menjauhinya sehingga bayi dapat berputar ke arah posisi seharusnya.

Demikian sejumlah cara untuk membuat janin berada di posisi seharusnya, dimana kepala berada di dekat jalan lahir. Meski begitu, Fams harus tetap mengkonsultasikan dengan dokter untuk memutuskan cara mana yang akan diterapkan, demi menjaga keselamatan ibu dan janin.

Referensi:

Adrian, Kevin. 9 Mei 2018. Waspada Komplikasi Bayi Sungsang Saat Melahirkan.

Wibowo, Susanto. 5 Januari 2019. Ini Penyebab Bayi Sungsang dan Cara Mengatasinya.

Rachma. 29 Juli 2019. Inilah 5 Cara Mengatasi Bayi Sungsang.