Banyak cara yang dapat dilakukan orang tua untuk dekat dengan anaknya. Mulai dari bercerita, membaca buku bersama, membersihkan rumah, berkebun, sampai pada melakukan kegiatan kreatif seperti membuat komik strip. Nah bagaimana cara membuat komik strip?

Apa itu  komik strip? Komik strip adalah sebuah cerita dalam gambar berangkai atau rangkaian gambar yang berisi cerita. Cara membuat komik strip di era digital seperti saat ini biasanya dibuat dalam 4 panel.

Anak-anak cenderung menyukai visual dalam bentuk gambar kartun, seperti halnya komik strip ini. Maka kegiatan membuat komik strip bisa menjadi alternatif yang patut dicoba dalam menjalin kedekatan dengan anak secara kreatif dan produktif.

Bagaimana cara membuat komik strip bersama anak agar menyenangkan dan menambah kedekatan serta kekompakan? Berikut adalah 5 Cara Membuat Komik Strip yang dapat dilakukan orang tua dan anak.

1. Membuat Ide Cerita

Cara membuat komik strip yang pertama adalah dengan membuat ide cerita. Ide cerita atau skrip menjadi hal awal yang harus dibuat. Orang tua bisa menanyakan kepada anak cerita apa yang ingin dibuat menjadi komik strip. Pancing mereka untuk berpikir kreatif dan imajinatif.

Apa pun ide cerita yang muncul dari anak, orang tua harus dapat memahami. Orang tua hanya mengikuti ide cerita anak. Biarkan imajinasi anak-anak yang berbicara. Tugas orang tua hanya membantu, bisa membantu dalam menuliskan ide cerita atau membantu agar anak bisa menemukan ide cerita.

2. Mulai Membuat Sketsa

Cara membuat komik strip yang kedua adalah membuat sketsa. Setelah mendapatkan ide cerita. Selanjutnya adalah membuat sketsa. Membuat sketsa ini bisa dilakukan di buku gambar secara manual atau pun langsung di dalam perangkat digital.

Salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat komik digital adalah Paint Tool SAI. Fams dapat mencari di Play Store aplikasi komik strip. Biasanya sudah terdapat layout dan contoh karakter kasar yang bisa digunakan sebagai dasar.

Poin penting dalam membuat sketsa, baik secara manual atau pun digital adalah biarkan anak menuangkan kreativitasnya. Seperti apa dia menggambar, seperti apa karakter yang dia inginkan.

Hal ini sangat penting untuk melihat kemampuan anak dalam menerjemahkan apa yang dia pikirkan, dia tuliskan, menjadi dalam sebuah gambaran atau sketsa.

3. Saatnya Untuk Mewarnai

Setelah sketsa jadi, selanjutnya untuk mewarnai. Proses mewarnai menjadi sangat menyenangkan bagi anak. Biarkan anak berimajinasi dengan warna-warna, di sini orang tua bisa membantu untuk menyesuaikan warna jika diperlukan.

Pahami bahwa anak-anak memiliki dunianya sendiri. Bisa jadi warna yang mereka pilih tidak sesuai dengan pandangan orang tua. Misalnya, sketsa Pisang namun memilih warna Pink. Maka bisa menanyakan kepada anak, mengapa memilih warna A untuk benda B.

4. Saatnya Memasukkan Teks Dialog

Cara membuat komik strip selanjutnya adalah memasukkan teks dialog yang telah disusun pada saat membuat ide cerita. Adanya teks dialog menjadi ciri khusus dari komik strip. Teks dialog biasanya di dalam balon teks percakapan. Sehingga pilihannya menuliskan teks dialog terlebih dahulu atau membuat balon teks percakapan terlebih dahulu.

Ketika menuliskan teks terlebih dahulu, akan memudahkan karena balon teks percakapan dapat disesuaikan dengan teks percakapan. Sebaliknya, jika balon terlebih dahulu bisa jadi tidak muat dialog yang ingin dituliskan.

5. Menjadikan Hasil Komik Strip Untuk Bercerita

Setelah komik strip selesai dibuat, baik secara manual atau digital. Terakhir yang dapat dilakukan adalah menjadikan hasil dari komik strip untuk kegiatan bercerita. Orang tua bisa meminta anak untuk menceritakan adegan atau visual yang ada di dalam komik strip.

Kegiatan menceritakan kembali karya yang anak buat, akan menjadikan anak memahami ide apa yang telah ia tuangkan dalam sebuah karya. Hal ini, juga dapat dijadikan sebagai bagian orang tua untuk mengapresiasi karya anak.

Nah bagaimana Fams? Tertarik untuk membuat komik strip? Jangan kawatir jika Fams tidak pandai menggambar! Karena sejatinya kegiatan ini untuk menjalin kedekatan serta mengasah kreativitas bersama anak.  Selamat mencoba ya Fams!